Tujuan dari dibentuknya Serikat Pekerja

Tujuan dari dibentuknya Serikat Pekerja
Tujuan serikat pekerja adalah memberikan perlindungan, pembelaan hak dan kepentingan, serta meningkatkan kesejahteraan yang layak bagi pekerja dan keluarganya. Saya mengatakan, ini adalah janji serikat pekerja.


Untuk mencapai tujuan tersebut, serikat pekerja mempunyai fungsi, yaitu: 

(a) sebagai pihak dalam pembuatan perjanjian kerja bersama dan penyelesaian perselisihan industrial; 
(b) sebagai wakil pekerja dalam lembaga kerja sama di bidang ketenagakerjaan sesuai dengan tingkatannya; 
(c) sebagai sarana menciptakan hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku; 
(d) sebagai sarana penyalur aspirasi dalam memperjuangkan hak dan kepentingan anggotanya; 
(e) sebagai perencana, pelaksana, dan penanggung jawab pemogokan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku; (f) sebagai wakil pekerja dalam memperjuangkan kepemilikan saham di perusahaan. Hal ini diatur dalam Pasal 4 Undang-undang Nomor  21 Tahun 2000 tentang serikat pekerja.


Serikat pekerja apabila telah berhasil merundingkan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) dengan Pengusaha / Perusaaan maka fungsi serikat pekerja telah dikatakan selesai, karena semua aturan dan lain lainnya seperti pada pasal 4 UU No 13 Tahun 2003 setidaknya telah tercantum semua.



Setelah  ada PKB anggota serikat pekerja mempunyai hak secara pribadi pribadi seperti yang telah diatur dalam PKB, jadi saya simpulkan secara singkat bahwa fungsi dan tujuan di bentuk serikat pekerja adalah untuk membuat PKB.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.