SEMPAT RICUH, MASSA FSPS DITEMUI KOMISI IV DPRD CIREBON

DEMO BURUH CIREBON
FSPS Kab.Cirebon menuntut pertanggung jawaban Pemerintah Daerah Kab. Cirebon 


warta Panembahan Senin, 22 Mei 2017, Ratusan anggota massa buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Singaperbangsa melakukan aksi unjuk rasa di halaman Kantor DPRD Kab. Cirebon. Mereka menagih janji wakil rakyat yang ada di Komisi IV DPRD Kab.Cirebon untuk segera memanggil pengusaha nakal di Kab.Cirebon.

Salah satu orator didalam orasinya mengatakan  “ Pemerintah Kab. Cirebon harus bertanggung Jawab atas nasib pekerja di PT. Sarana Sumber Tirta dan PT. Makmur Artha Sejahtera dimana pekerja tidak diberikan hak – hak Normatifnya. Meskipun peraturan Perundang – undangan telah jelas mengatur tetapi Pemerintah Daerah  seakan lepas tangan dan tidak melakukan kewajibanya sebagai fungsi control terhadap pengusaha yang tidak patuh terhadap Peraturan Perundang – undangan.

Didalam aksi tersebut sempat terjadi aksi  saling dorong antara petugas dari POL PP dan kepolisian yang berjaga didepan Pintu Gerbang Kantor Gedung Wakil rakyat dengan Peserta Aksi yang tidak sabar menunggu untuk ditemui oleh wakilnya di dalam Gedung DPRD  . “ kami ini rakyat Cirebon yang ingin bertemu Bapaknya ,ingin bertemu wakil nya sendiri..kenapa dihalangi..kami bukan mau anarkis ,ini aksi damai..!!” teriak orator dari atas mobil komando .Akan tetapi kejadian tersebut tidak berlangsung lama setelah Perwakilan dari DPC FSPS diterima masuk bertemu langsung dengan Ketua Komisi IV DPRD Kab. Cirebon sehingga aksi saling dorong pun berhenti.

Dalam pertemuannya dengan Perwakilan buruh, Ketua Komisi IV mengatakan “ Kami akan segera menindak Perusahaan nakal di PT. Sarana Sumber Tirta dan PT. Makmur Artha Sejahtera untuk segera memberikan hak- hak normatifnya. Jadi kawan-kawan buruh harap bersabar dan menunggu serta ikuti seluruh proses hukum, yang berlaku..” imbuhnya .
Setelah ada komitmen tegas dari Wakil Rakyat dimana paling lambat hari Jum'at tanggal 26 Mei 2017 ,Komisi IV akan memanggil pengusaha PT.MAS dan PT SST ,Massa aksi pun membubarkan diri dengan tertib



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.